Inseminasi buatan (IB) pada anjing memerlukan koleksi semen menggunakan cara manual (hand glove methode), yaitu dengan memasase bagian bulbus glandis secara legeartist, tekanan teratur sehingga terjadi ereksi penuh. Setelah itu baru terjadi psoses eyakulasi, dimulai dengan fraksi I, semen jernih hanya berisi sedikit sperma. Fraksi ini disebut “prasperm”, dilanjutkan denganfraksi “Rich Sperm”, cairan berwarna putih keruh tergantung kualitas sperma. Anjing mengeluarkan semen secara berkala, setelah fraksi richsperm, dilanjutkan dengan fraksi “post sperm”, dimana kebanyakan cairan yang berasal dari kelenjar aksesorius, berwarna bening. Volume keseluruhan yang dihasilkan dari proses eyakulasi bervariasi tergantun dari Ras, individu dan kondisi ybs.  Misalnya volume  eyakulat bisa berayun  dari 1 cc (anjing  mini pincher/Chihua-hua sampai  20 cc pada ras besar seperti  Ras Afghan,  Saint Bernard. IB dilakukan pada saat anjing estrus, dimana pada fase estrus yang berlangsung umumnya pada menjelang waktu ovulasi (hari ke-10-14). gejala estrus yang menjadi patokan adalah “mating position” yaitu bagian vulva mengarah keatas bila dirangsang, darah encer berwarna merah muda (pinkish), bagian belakang mengarah anjing  jantan. Pelaksanaan IB bisa melalui semen segar atau semen cair atau semen beku. Pemrosesan semen cair dan semen beku memerlukan pengencer semen yang sesuai menurut standar. Pemasukkan semen melalui vulva, sampai cervix menggunakan kateter IB dengan cara menegakkan anjing tegak pada bagian belakang diatas, dipertahankan selama kurang lebih 5 menit.

koala

Koala hewan australia

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.